Loading...

Prestasi Desa Cepogo Boyolali: Warisan Tradisi, Inovasi Desa, dan Penguatan Masyarakat

Achievement

Desa Cepogo di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, terus menunjukkan jati dirinya sebagai desa yang tidak hanya kaya akan warisan budaya, tetapi juga unggul dalam pengelolaan desa, kesehatan masyarakat, dan inovasi ekonomi. Berbagai penghargaan tingkat nasional hingga daerah mengukuhkan desa ini sebagai salah satu desa paling progresif di Jawa Tengah.

Salah satu capaian terbesar adalah ditetapkannya Kriya Logam Tumang sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Pengakuan ini tidak hanya mempertegas identitas Cepogo sebagai pusat kerajinan tembaga dan kuningan, tetapi juga mendorong pelestarian tradisi sekaligus memperkuat posisi desa sebagai sentra kriya yang dikenal hingga mancanegara.

Selain kuat dalam sektor budaya, Desa Cepogo juga dikenal sebagai desa dengan tata kelola ekonomi dan kelembagaan yang baik. Hal ini dibuktikan melalui piagam penghargaan atas pengelolaan BUMDes terbaik, serta penghargaan untuk Kepala Desa Cepogo yang meraih BUMDes Terbaik II dalam Apresiasi Insan Pemberdayaan Desa Tahun 2022. Penghargaan ini mencerminkan kepemimpinan desa yang visioner, pengelolaan yang transparan, dan kemampuan mengoptimalkan potensi lokal untuk kesejahteraan masyarakat.

Di bidang kesehatan masyarakat, Forum Germas Wijaya Kusuma Desa Cepogo berhasil mendapatkan tanda penghargaan dari Menteri Kesehatan RI sebagai pemenang Apresiasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) kategori organisasi kemasyarakatan pada tahun 2022. Upaya ini didukung pula oleh piagam penghargaan dari Bupati Boyolali kepada Kampung Germas Wijaya Kusuma pada tahun yang sama. Prestasi tersebut menunjukkan kesadaran dan gerakan kolektif warga dalam membangun lingkungan sehat, pola hidup bersih, dan edukasi kesehatan berbasis komunitas.

Di tingkat nasional, Desa Cepogo juga menjadi bagian dari desa-desa inovatif melalui prestasinya sebagai Pemenang Desa Brilian 2021 Batch 1, sebuah program yang menilai kreativitas, keberlanjutan, dan inovasi desa melalui pengembangan ekonomi kerakyatan. Kepercayaan lembaga pendidikan tinggi juga hadir ketika Universitas Indonesia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Cepogo sebagai penerima Pentahelix Program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat UI Tahun 2023, atas kerja sama dan peran aktif dalam pembinaan serta peningkatan kapasitas masyarakat desa.

Inovasi digital desa pun mendapat pengakuan nasional ketika Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia memberikan Piagam Penghargaan kepada BUMDesa Tumang Cepogo sebagai pilot project Program Belanja Digital BUMDes dalam Katalog Elektronik Sektoral Kemendesa PDTT. Penghargaan ini menegaskan bahwa Cepogo bukan hanya kuat di tradisi dan budaya, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman, terutama dalam digitalisasi ekonomi desa.

Serangkaian prestasi tersebut menunjukkan bahwa Desa Cepogo adalah perpaduan antara kekuatan tradisi dan visi modern. Dengan keberhasilan dalam bidang budaya, ekonomi, kesehatan, kolaborasi akademik, serta inovasi digital, Cepogo berhasil membuktikan diri sebagai desa yang berkembang secara menyeluruh—sebuah contoh bagaimana warisan lokal dapat menjadi fondasi kokoh bagi kemajuan masa depan.

Related Posts